Home » Karya » Epilog Sepasang Sahabat

Epilog Sepasang Sahabat

Kami adalah Musa dan Harun
sewaktu menabur wahyu
di ladang-ladang berhala
dan kebun-kebun dosa.
Juga pena dan tinta
ketika mencatit ilmu
dalam jurang langit-kelam
tanpa pohonan cahaya.
Laksana sejodoh pundak
kami memikul keluli
dan batu-batu harapan.
Andai ada pokok layu kekeringan
antara kami air kesuburan.
Andai ombak menghempas keimanan
antara kami bahtera di lautan.
Dan kami,
adalah sepasang sayap
terus terbang
mencari
setanggi syurgawi.

al fannani
17 Mei 2008 , 2300
Dar 668.

( Tunas Cipta, Oktober 2008 )

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s