Home » Karya » Duhai Insan

Duhai Insan

Duhai insan
mengapa menanti senja
barukan rasa kembali ke landasan?
Mengapa tika merana
barukan terdetik pulang ke pangkalan?

Duhai insan
usah binar mata
melihat berlian di lautan bertaburan.
Hancur jiwa dipapah rakus
dihasut iblis raja durjana
usai puas baru bersedar
diri ingkar-angkuh!

Duhai insan
mengapa tegar sukma untuk patuh?
Enggan raga berkata tidak
mana jiwamu?
Tamak nafsu dirantai bara
pijar api bertatah haloba
insaflah.

Duhai insan.
Hentikan mehnah dursila
layarkan bahtera keikhlasan
pohon semulus atma menagih
biar tangis disaksi pencipta
diampuh sinar keinsafan
bara keramat doa dan harapan
moga sirna dosa menghapus gelora.

Al-Fannani
15 Jan 2008 , 2232
Casa de Playa

( Pertama Sayembara Sempuri ’08, Antologi Bahasa Bumi)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s